Arsip untuk Agustus, 2008

Kalau Kau Jantan Ceraikan Aku

Gelombang abad kebebasan dan badai globalisasi telah memporak-porandakantatanan kehidupan negeri-negeri Islam. Hak Asasi, demokrasi, emansipasi, kesetaraan gender telah menjadi kabut gelap di masyarakat. Fenomena ”keberanian” wanita semakin meningkat,keharmonisan hidup berkeluarga pun semakin terancam! Kini, perceraian dianggap menjadi hal yang biasa.lstri menuntut cerai, itu menjadi hal yang lumrah. Bahkan tidak jarang, justru istri yang menceraikan suaminya.Padahal sesungguhnya, perceraian bukan hanya berdampak bagi kehidupan dunia, tapi justru kehidupan abadi, Akherat! Kenapa banyak Pasutri muslim gagal membina hubungan rumah tangga,padahal Islam sangat sempurna dalam mengusung konsep rumah tangga SAMARA? Fatamorgana hidup yang menyilaukan dan rayuan setan yang menyesatkan terkadang membuat Pasutri terlena dan lupa daratan, sehingga meninggalkan prinsip dan tujuan utama hidup. Seringkali, tujuan berubah menjadi sarana dan sarana menjadi tujuan, sehingga rumah tangga hancur berantakan. Inilah akibatnya jika dunia dan syahwat telah menjadi pengatur dan tolok ukur dalam memandang kesuksesan. Di dalam buku mi, anda akan mendapatkan pencerahan dan pembelajaran yang sangat berharga dari beragam kasus dan kisah nyata yang sering menerpa kehidupan berumah tangga. Berbekal pengalaman,pengamatan dan pemahaman syariat Islam yang suci, maka penulis mencoba mengurai benang kusut yang sering membelit kehidupan Pasutri. Sehingga, buku ini layak menjadi pegangan bagi kita,sebagai rambu-rambu dalam mencari kebahagiaan di dunia dan mencari kenikmatan abadi di surga-Nya.

Harga: Rp70.000,00
Pengarang: Zainal Abidin Syamsudin
Penerbit: IMAM ABU HANIFAH
Berat: 0,5 kg

Komentar bertahan »

Harga: Rp20.000,00 Rp. 18.000,-
Pengarang: Abu Yusuf al-Atsary
Penerbit: DARUL MUSLIM
Berat: 0,2 kg

Bulan puasa dan hari raya adalah dua peristiwa yang penuh makna bagi umat Islam. Sudah pasti, semua kaum muslimin akan diselimuti perasaan senang dan bahagia saat hari raya tiba. Namun, makna bulan puasa seringkali terusik dengan adanya perbedaan awal penentuan puasa. Hari raya pun terasa kurang bahagia, jika kita harus berbeda-beda saat merayakannya. Sungguh benar ungkapan yang mengatakan, ”Bersatu itu indah, berbeda itu susah”. Kaum muslimin! Islam ini telah sempurna. Tidaklah Allah Subhanahu wa taala, mewafatkan Rasul-Nya kecuali ajaran agama ini memang telah sempurna. Islam tidak perlu ditambah-tambah atau dikurang-kurangi dalam pelaksanaan hukumnya. Karena, kalau ada tambahan dan pengurangan itu berarti agama ini belum sempurna. Barangsiapa yang suka menambah atau mengurangi ajaran agama ini sama halnya ia menganggap ”Islam Tidak Sempurna”. Termasuk yang sudah sempurna dalam hal ini adalah penentuan awal puasa dan hah raya. Kalau kaum muslimin mau bersama-sama menyimak buku-buku para ulama serta perkataan para ahli ilmu dan para imam kaum muslimin dalam masalah ini, niscaya kekhusyukan puasa dan keindahan berhari-raya kita akan tetap terjaga. Bagaimana agar kita bisa memulai berpuasa dan berhari-raya secara bersama-sama? Manakah yang lebih shohih dalam penentuan awal puasa dan hari raya, memakai ruyah.atau hisab? Bagaimana agar kita tidak ragu-ragu dalam memulai puasa? Kiranya, buku ini layak Anda baca!

Bagi Yang Masih Ragu tentang penentuan puasa dan hari raya beli buku ini, insyaallah Anda akan tahu mana yang harus didahulukan.

hubungi 0852 2840 2723

Komentar bertahan »

Komentar bertahan »

Sabun Herba Untuk Muka “SAVINA”

Kini telah hadir perawatan kulit wajah secara alami dengan sabun herba wajah “SAVINA”

Kegunaan sabun herba SAVINA:

  • Mengencangkan Kulit Wajah
  • Menghaluskan Kulit dan Mencegah Keriput
  • Merapatkan Pori-pori wajah
  • Menghilangkan dan Mencegah Wajah dari Jerawat

Dapatkan Sabun Herba SAVINA hanya dengan harga

Rp. 9000,-/biji

Pemesanan minimal 25 buah. pembelian partai besar ada diskon .

Pemesanan hubungi:

0852 2840 2723

Komentar (1) »